Salah satu bagian terindah dari hidup ini adalah
Ketika mengenal Cinta..
Cinta..
Ya cinta
Mulut membisu mendengar kata-kata yang sering menjadi buah bibir dikalangkan pujangga
Bahkan ketika pena bergerak..
Semuanya akan membisu
Tapi tidak, tanpa hati pena tidak akan bisa bergerak
Hati yang merah sebagai kesungguhan
Dan hati yang putih sebagai ketulusan
Ketika hati bicara suka dan cinta
Hati yang tenang akan bergejolak
Akal yang penuh dengan logika kini hilang berubah menjadi emosi
Rasa suka adalah rasa yang indah
Seperti mengunjungi taman bunga sakura
Mekar walaupun sesaat
Indah walaupun sesaat juga
Pertemuan itu, meskipun sesaat tapi selalu membekas di irama denyut nadiku
Meskipun terdengar samar-samar..
Wajahmu suaramu selalu ada meskipun terasa semu
Mimpi adalah media
Media yang indah untuk mengekspresikan kata cinta
Kenyataannya, kelu lidah ini mengungkapkan kata suka, karena aku tidak biasa mengucapkan kata yang mirip dengan kata cinta itu.
Cuma untuk kamu yang tercipta makhluk yang dikenal sebagai tulang rusuku
Sebuah tulisan sederhana ini aku rangkai, meskipun tidak bicara tapi juga tidak diam
Dengan pena hati dan media mimpi aku ungkapkan semua
Sebuah kata suka yang indah
SAYANGKU
indah aluinan cinta menyerkam jiwa
Tentang pahit asa yang mengalir deras dalam hariku
Dirimu yang kini pergi sisahkan rindu ini
sayangku adakah engkau merindu
Dengan aku yang selalu inginkan kamu
Terselipkah aku dalam butiran air matamu
Nampakah aku yang turut hiasi senyum mu
Aku merindumu disini
Dengan junjung harapan tinggi
Tentang sinar yang mampu buka pintu cintamu
Izinkan tuhan selipkan nada ini merasuk hatimu
Sayangku.....................
Tak aku harapkan awan bertaburan bintang
Tak pula ingin ku petik pembingkai malam
Ku bahagia dengan senyuman bulan untuk ku
Aku puas dengan belaian angin yang seakan sapa diriku
Sayangku, ku menjerit dengan luka ini
Kembalilah dengan senyum mu untuk ku
Balutlah lukaku dengan cintamu
Ketika Kumenatapmu
ketika ku menatap wajah pilu
dalam ratusan hari telah berlalu
wajah pasrah tengadah
pada terang bulan memerah
wajah menusuk sembilu
dalam kalbuku biru
kutengok hari berlalu
berlari diburu sang waktu
terasa cepat..
bagaikan kilat
kakak..
nuraniku terasa tak kuat
mengingat perjumpaan yang singkat
dan ketika rasa itu kembali menyayat
ku kembali menatap
bukan wajah pilu setahun yang lalu
kini,,,,,,,
di bawah naungan kamboja mewangi
di sudut kesunyian abadi
tetes air mata membasah
di atas embun tanah memerah
dalam keabadianmu
ku hanya dapat menguntai kalimat-kalimat
doa yang tak pernah putus
dalam keabadianmu
semoga amalmu
memberi cahaya di kesunyianmu
Air Mata Kesedihan
Tiap tetes air mata ini
Mewakili tiap rasa yang t’lah mati
Terbelenggu dalam jiwa yang sunyi
Tak mampu lagi hatiku ini
Tuk membendung air mata yang mengalir
Goresan luka hati yang dalam
Membuat raga ini menjadi goyah
Getaran jiwa ini bagaikan genderang
Pikiran terbang dan pergi entah kemana
Hanya tersisa raut wajah putus asa
Yang dibajiri air mata
Detik demi detik
Tetes demi tetes
Telah terlewati
Luka yang tertoreh
Lupakanlah !
Aku tak mau kehilangan
Air mata yang bening
Bagai tetes embun di pagi hari
Yang indah berkilau
Bagaikan sebuah intan permata
aku ingin berbaring saja
untuk tersenyumpun rasanya malas
tolonglah
seseorang bantu aku berdiri
tolong tarik tanganku
bangunkanlah aku
lalu aku mulai tersenyum
tertawalah aku
ayo manis pegang tanganku dan tariklah aku
bantu aku bangun
kau hebat mampu melakukan itu
bawalah cantik kemana kamu mau
tetap genggam tanganku jangan lepaskan
bicara tentang apa yang terjadi
tapi kau buat lucu
kau berhasil membuatku lupa
terimakasih cantik
aku ingin tau namamu
suatu hari kita akan bertemu
pergi saja manis
dia sudah menunggu
aku baik baik saja di sini
Sekeping rinduku
Yah saya telah rindu padamu
Rindu yang telah ada di benak ku
Pikiran ku selalu tertuju padamu
Rindu…
Entah siapa kamu… aku telah sayang dan cinta pada mu
Rindu ini tak ada penawar nya selain kamu…
Ku coba hentikan namun tak kuasa begitu rindu nya aku pada mu…
Kalbu ku yang bersekongkol dengan mata
Tak bisa di bohongi dengan memandang photo mu…
Aku sayang kamu rindu ku…
Sebelum ku pejam.kan mata
Ku ucap do’a pada tuhan ku
Agar bisa di pertemukan aku dengan mu
Dalam keadaan yang di ridhoi Nya
Mungkin angin tak bisa membawakan rindu ini pada mu
Tapi aku selau berdo’a kita akan segera bertemu
Dan akan ku genggam tangan mu untuk selamaya
Dan aku ingin menjadi kekasih mu untuk selama nya…
Rindu….
Aku ingin bersama mu
Suka mau.pun duka aku ingin selalu bersama mu
Rindu ini akan selalu milik mu
walau.pun kau jauh dimata tapi kau akan selau ada di hati ku
Karena kamu lah orang yang aku sayangi… Meski aku tidak tahu siapa kamu
Kasih….
Ku harap kau segera mengerti perasaan ku
Hati yang selalu resah Dan gelisah
Tolong temui aku dalam nyata dunia
Dan sembuh.kan hati yang merindukan mu ini
Harap yang Tertunda
Jujur aku senang
Aku bahagia
Aku harap kau bisa menjadi guru ku
Itu harap ku
Aku bahagia
Saat dekat dengan mu
Hati ku mulai berbunyi lagi
Setelah beberapa tak berbunyi lagi
Kini aku baru sadar
Kau menganggap ku hanya sebagai teman
Aku ingin lebih dari itu
Aku ingin itu
Aku ingin kau mengajari ku
Mengajari arti cinta yang sebenar nya
Karna selama ini, aku menganggap
Cinta itu hanya lah sebuah kata-kata busuk
Jujur aku sangat sedih
Saat aku tau kau bersama teman ku
Sangat menyusuk hati
Tapi apa daya, kau telah bersama teman ku
Aku tak bisa mengganggu gugat
Walau bertahan takkan berarti
Yang jauh disana aku merindukan datang
Ditepian hati aku dambakan Mati,
Dihela nafas aku renungi.
Semua yang takkan pernah abadi
Walau bertahan takkan berarti.
Diam ku ini hanya ingin sendiri,
Bukan berarti aku tak bermimpi
Kais kais awan yang kian mendekati
Seperti ingin membawaku pergi.
Desir-desir angin arahkan kaki agar melangkah cepat ku pergi.
Aku disini seakan terpatri dalam hidup yang aku jalani.
Kemanakah akhir dari semua ini akankah ku tenggelam dalam ilusi..
Seuntai Kasih Sayang
Saat malam tiba
ku merasakan kasih sayang kau Ibu ..
Kasih sayang yang tak pernah,
Ku lupakan seumur hidupku ...
Tapi kasih sayang itu,
kini sudah jadi kenangan terindahku ..
Dulu aku sering..
Dipangkunya, dipeluknya ..
Hangatnya pelukan itu selalu,
Ku rasakan hingga saat ini..
Andai dia masih ada disampingku ..
Pasti ku peluk erat-erat tubuh mu
Ibu,
dan tak kan pernah ku lepaskan lagi ...
Ohh .. Ibunda ku tercinta, Kau selalu dihatiku ..
Selamanya dan Selamanya



No comments:
Post a Comment